September, 08 2010
 
Web Statistics
Valid 09 April 2010
  Visitors1.273
  Pages View9.258
  Hits26.213

Member Login
  User
  Password
Daftar

Client Support
    Konselor
    Sekretariat
    Humas
    Media

  Profile :
 

 

  Quit Tobacco Indonesia  
Program Penghentian Merokok Indonesia 
QTI adalah perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kesehatan dan Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Quit Tobacco India (Achutha Menon Centre for Health Science Studies (AMCHSS), Shree Chitra Tirunal Institute for Medical Sciences and Technology (SCTIMST) Trivandrum) dan disponsori oleh Fogarty International Centre of the National Instututes of Health, Amerika Serikat.

Program QTI bertujuan untuk menemukan strategi berhenti merokok yang sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia. Pelayanan konseling untuk masyarakat yang ingin berhenti merokok dilaksanakan setiap hari di seluruh BP4 di Yogyakarta.

 

  Center for Bioethics and Medical Humanities  
Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kesehatan 
Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kesehatan adalah salah satu unit fungsional dalam struktur Fakultas Kedokteran UGM. Tujuan utama pendirian pusat kajian ini adalah sebagai salah satu pendorong lahirnya masyarakat akademik yang sadar akan segi etika dan kemanusiaan dalam ilmu pengetahun yang mereka miliki. Pusat ini beranggotakan orang-orang dari berbagai disiplin ilmu, mencakup ilmu kedokteran, psikologi, budaya, hukum, dan sebagainya. Kegiatan dalam pusat ini meliputi kegiatan pendidikan, penelitian, pelatihan, dan pelayanan di bidang kesehatan yang dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

 

  Center of Health Behavior and Promotion  
Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan 
Pusat ini berkecimpung di bidang promosi kesehatan dengan cara pemberdayaan masyarakat demi terciptanya status kesehatan masyarakat yang optimal. Kegiatan yang dilakukan terutama adalah pendidikan/pelatihan di bidang promosi kesehatan, penelitian, konsultasi, dan supervisi. Pusat ini beranggotakan orang-orang dengan kecakapan yang sangat memadai untuk memberikan pendidikan yang dapat menggugah masyarakat tentang kesadaran akan cara hidup yang sehat.

 

  Profile Tim  
Quit Tobacco Indonesia 
Profil kali ini akan menjelaskan tentang QTI (Quit Tobacco Indonesia) tim yang selama telah bekerja pada bidang penghentian merokok. Tim ini dibentuk dan dikomandani oleh Dra. Yayi Suryo Prabandari, Msi, PhD seorang ahli promosi kesehatan. Beliau adalah seorang psikolog yang cukup memiliki prestasi dibanyak bidang, baik pendidikan, penelitian maupun pengabdian masyarakat. Penelitian beliau dibidang merokok telah dimulai sejak awal tahun 90an. Bahkan, beliau menggunakan isu ini sebagai desertasi beliau untuk mendapatkan gelar S3 di Australia.
Dalam melakukan kegiatan ini, beliau didampingi oleh 2 orang peneliti handal dari Fakultas Kedokteran UGM. Mereka adalah Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A. dan dr. Nawi Ng, MPH, PhD. Mereka (secara berurutan) adalah seorang antropolog kesehatan dan seorang ahli ilmu kesehatan masyarakat dan seorang ahli statistik yang handal). Data-data kualitatif dari diskusi dan wawancara dengan masyarakat dipadukan dengan data-data kualitatif dari survey dan kuesioner dianalisis secara komprehensif dengan metode-metode ilmiah tertentu sehingga menghasilkan metode intervensi yang tepat untuk membantu masyarakat perokok menuju masyarakat yang lebih sehat.

 


Polling


Pengetahuan yang memadai tentang bahaya rokok bagi kesehatan diharapkan membuat orang yang merokok bisa menghentikan kebiasaan ini. Merokok dapat merugikan kesehatan, jawaban Anda?

Sangat setuju
Setuju
Tidak setuju
Sangat tidak setuju
Tidak tahu


Hot News



07-06-2010 10:33
Fact Sheet WNTD 2010 (7>> Peran QTI dan aktivitas WNTD yang didukung oleh QTI )
binaan QTI. Pada tahun 2009 QTI melakukan survei yang hasilnya telah disosialisasikan di setiap RT dan RW yang menjadi wilayah binaan. Selain itu, QTI juga telah melakukan diskusi kelompok dan penyuluhan untuk “rumah bebas asap rokok,” dan mengembangkan serta menyediakan media seperti stiker, leaflet, banner, poster, dan video.


07-06-2010 10:29
Fact Sheet WNTD 2010 (6>> Aktivitas dari “rumah bebas asap rokok” atau “smoke free home” )
4 RW di Yogyakarta ini akan menerapkan “rumah bebas asap rokok” yang akan dideklarasikan oleh masyarakat (semua RW menandatangani deklarasi), dan didukung oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan Quit Tobacco Indonesia (QTI Fakultas Kedokteran UGM).


07-06-2010 10:24
Fact Sheet WNTD 2010 (5>> Hasil Survei Rumah Tangga di Yogyakarta 2009 oleh QTI)
Pada tahun 2009, QTI melakukan survei pada rumah tangga di 15 kampung di Yogyakarta dengan jumlah responden sekitar 2.000 orang yang terdiri dari suami dan istri.


07-06-2010 10:18
Fact Sheet WNTD 2010 (4>Akibat menjadi perokok pasif)
Pada wanita Indonesia yang memiliki suami perokok, risikonya adalah pada rokok biasa – risiko kanker paru meningkat lebih dari 279%, dan rokok kretek – risiko kanker paru lebih dari 300% dibandingkan dengan yang memilikin suami bukan perokok. Selain itu akibat dari menghirup asap rokok orang lain (perokok pasif) adalah penyakit jantung koroner, penyakit paru obstruktif kronik, asma, dan stroke .


 

Copyright © 2006 Quit Tobacco Indonesia
All Right Reserved