Web Statistics Valid 09 April 2010 |
| Visitors | 1.273 |
| Pages View | 9.258 |
| Hits | 26.213 |
|
| Client Support |
Konselor | Sekretariat | Humas | Media |
|
|
| |
Berita |
| |
|
|
10-03-2010 10:14
Sosialisasi Rumah Bebas Asap Rokok di RW Binaan
Bulan Januari dan Februari ditahun 2010 ini tim Quit Tobacco Indonesia disibukkan melakukan sosialisasi Rumah Bebas Asap Rokok di beberapa RW binaan di Kota Yogyakarta. Sosialisasi pertama dilakukan di RW I Gunungketur. Sosialisasi ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat baik ditingkat RW maupun RT. Program sosialisasi ini merupakan kerjasama Quit Tobacco Indonesia dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
Pasca sosialisasi dibeberapa RW kemudian melakukan kesepakatan, misalnya RW I Gunungketur yang membuat kesepakatan untuk membuat stiker dan tempat mematikan rokok (jw:cecekan) didepan pintu rumah masing-masing. Selain itu juga warga yang masih merokok dimotivasi untuk konsultasi berhenti merokok di puskesmas dengan biaya dari kas Desa Siaga. Cerita yang berbeda ada di RW VIII Wirobrajan, walaupun masih banyak perokok termasuk para tokoh masyarakatnya tetapi mereka bersepakat untuk menjadikan SD, masjid, dan kantor simpan pinjam menjadi kawasan tanpa rokok (KTR). Kesepakatan lain yang hampir dilakukan oleh semua RW binaan adalah melakukan penyuluhan tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Dengan kegiatan ini harapannya menjadi awal kesadaran pentingnya berhenti merokok bagi kehidupan.
Sumber: {djn_qti}
|
|
|
|
|
|
Hot News
| 07-06-2010 10:33 |
| Fact Sheet WNTD 2010 (7>> Peran QTI dan aktivitas WNTD yang didukung oleh QTI ) |
binaan QTI. Pada tahun 2009 QTI melakukan survei yang hasilnya telah disosialisasikan di setiap RT dan RW yang menjadi wilayah binaan. Selain itu, QTI juga telah melakukan diskusi kelompok dan penyuluhan untuk “rumah bebas asap rokok,” dan mengembangkan serta menyediakan media seperti stiker, leaflet, banner, poster, dan video.
|
| 07-06-2010 10:18 |
| Fact Sheet WNTD 2010 (4>Akibat menjadi perokok pasif) |
Pada wanita Indonesia yang memiliki suami perokok, risikonya adalah pada rokok biasa – risiko kanker paru meningkat lebih dari 279%, dan rokok kretek – risiko kanker paru lebih dari 300% dibandingkan dengan yang memilikin suami bukan perokok. Selain itu akibat dari menghirup asap rokok orang lain (perokok pasif) adalah penyakit jantung koroner, penyakit paru obstruktif kronik, asma, dan stroke .
|
|
|